[Review] Dungeon Meshi, Lebih dari Sekedar Anime Masak-Masak

Dungeon Meshi merupakan adaptasi dari manga karya Kui, Ryouko (Story & Art). Dungeon Meshi dirilis pada Musim Dingin 2024 tepatnya 4 Januari 2024 dan menjadi salah satu anime yang paling kami antisipasi.

Seperti apa adaptasinya? simak ulasan lengkap berikut ini!

Overview

Tittle                   : Dungeon Meshi (Delicious in Dungeon)

Episode               : 24

Genre                  : Adventure, Comedy, Fantasy, Gourmet

Status                  : Finished Airing

Studio                 : Trigger

Source                : Manga

Final Score       : 8.61


Sinopsis Singkat

Berpusat pada seorang ksatria Laios Touden yang memimpin rombongan kecil untuk menjelajahi dungeon yang penuh bahaya dan misteri. Melalui sihir tingkat lanjut, seseorang bisa dibangkitkan kembali dari kematian bahkan dalam kondisi mayatnya yang sudah tidak sempurna, memungkinkan mereka untuk belajar dari masa lalu dan mencoba kembali. 

Semua berubah ketika seekor Naga Merah yang kuat memakan Falin, saudara perempuan Laios yang perapal mantra. Sementara dirinya dimakan, Falin merapalkan sihir kepada Laios dan yang lainnya untuk mengembalikan mereka ke permukaan. 

Dalam kondisi yang sulit, Laios bertekad untuk menjelajah kembali kedalam dungeon demi menyelamatkan adiknya sebelum dia dicerna oleh sang Naga Merah. Ditengah kesulitan keuangan, beberapa rekannya memutuskan untuk pergi, tetapi Laios masih memiliki penyihir elf Marcille Donato dan ahli jebakan Chillchuck Tims, merekapun kembali pergi kedalam dungeon dengan risiko kelaparan.

Namun, mereka menemukan rekan baru bernama Senshi, seorang prajurit kurcaci yang pandai memasak dan mengolah monster sehingga dapat dimakan dengan aman. Dengan keahlian kuliner Senshi, Laios dan kawan-kawan berjuang melewati dungeon sambil belajar untuk mengolah dan memakan monster selama perjalanan.

Mampukah Laios menyelamatkan adiknya dan mengungkap misteri besar dungeon? jawabannya bisa kalian dapatkan dengan menonton Dungeon Meshi!


Visual

Harus kami akui, Dungeon Meshi memiliki kualitas visual yang sangat baik, ini didukung dengan environment didalam dungeon yang sangat indah, beragam dan unik, shingga bisa dikatakan jika Dungeon Meshi memiliki World Building yang solid.



Studio Trigger benar-benar mencurahkan segalanya untuk Dungeon Meshi, ini terlihat style animasi yang sangat konsistem dan juga visual setiap makanan yang mendetail.



Selain desain karakter yang beragam, ada beberapa hal lain yang membuat kami takjub, yaitu detailnya desain setiap monster, tanaman dan perlengkapan seperti baju zirah dan pedang, mereka menggambarnya dengan shading yang detail dan tanpa menggunakan bantuan CG.




Animasi

Selain visual, Dungeon Meshi memiliki style animasi yang bagus, rentetan Sakuga terus meramaikan keseruan disetiap episodenya, setiap pertarungan selalu disajikan dengan animasi yang smooth meskipun pertarungannya bisa dibilang cukup singkat. Bahkan untuk hal-hal kecilpun dianimasikan dengan cukup detail, seperti pecikan air, api dan sebagainya.





Voice Acting

Kualitas Voice Acting Dungeon Meshi tak kalah bagus, setiap Seiyuu berhasil mendalami setiap peran yang mereka mainkan, terutama untuk karakter Marcille.


Audio

Sejak awal, kami sudah yakin dengan segala Audio yang tersaji dalam Dungeon Meshi akan bagus. Dan hasilnya benar-benar sesuai ekspektasi kami, musik latar yang terasa khas seperti dunia fantasi sesungguhnya. 


Value

Pertama kali melihat trailernya, kami berfikir ini akan menjadi anime yang setiap episodenya hanya tentang masak-mask, namun ternyata lebih dari itu, ada banyak hal yang membuat kami berfikir kembali dan menegaskan bahwa ini adalah salah satu adaptasi terbaik setelah Frieren: Beyond Journey End.

Animasi, visual, dan audio yang solid menjadi nilai utama yang dimiliki Dungeon Meshi, berpadu dengan cerita yang cukup seru dan menegangkan. Selain itu, komedi dari series inipun sangat baik dan selalu membuat kami tertawa di beberapa momen.




Kesimpulan

Dungeon Meshi menjadi salah satu adaptasi terbaik bagi kami, bahkan hampir setara dengan Frieren: Beyond Journey End. 

Series ini sangat cocok untuk kamu yang menyukai anime petualangan dan misteri, meskipun ada beberapa momen yang disturbing.

Satu hal yang kami tidak suka dari anime ini, yaitu konsep cerita yang mempresentasikan bahwa kematian bukanlah hal yang menakutkan.

Kelebihan

  • Cerita yang seru dan menegangkan.
  • Visual makanan yang benar-benar sangat detail.
  • Desain Monster dan Tanaman yang sangat variatif didukung penjelasan yang mendetail, terutama bahan masakan.
Kekurangan
  • Konsep cerita dimana kematian bukanlah hal yang menakutkan.
Score
Platform Score
  • Myanimelist: 8.61
  • IMDB: 8.0

Our Score
  • Story: 9.0/10
  • Visual: 10/10
  • Audio: 9.0/10
  • Animasi: 9.0/10
Overall: 9.0/10


Terus kunjungi Sector B11 untuk mendapatkan informasi atau review anime lainnya. Saran dan kritik sangat terbuka bagi kami untuk berkembang dan terus berkarya. 

Baca Review Anime tanpa Spoiler? Baca di Sector B11 tentunya! 

Tulis dikolom komentar jika kalian mempunya opini yang berbeda!, berdiskusi secara sehat dan santai akan membuat pikiran semakin terbuka.

Post a Comment