[Review] Ore dake Level Up na Ken, Adaptasi Manhwa Paling Populer Solo Leveling

Ore dake Level Up na Ken adalah adaptasi anime dari sebuah manhwa paling populer yang berjudul Solo Leveling. Kesuksesan manhwanya juga menjadi pengaruh besar series ini mendapatkan adaptasi anime.

Adaptasi Solo Leveling menjadi salah satu yang paling diantisipasi dan membuat para fans sangat berekspektasi tinggi untuk series ini.

Seperti apa adaptasinya? Simak ulasan lengkap kami berikut ini!

Overview

Tittle                   : Ore dake Level Up na Ken (Solo Leveling)

Episode               : 12

Genre                  : Action, Adventure, Fantasy

Status                  : Finished Airing

Studio                 : A-1 Pictures

Source                : Manhwa

Final Score       : 8.36


Sinopsis Singkat

Kemanusiaan berada di jurang terpuruk satu dekade yang lalu ketika gerbang pertama, portal yang terhubung dengan dimensi lain yang menampung monster yang kebal terhadap persenjataan konvensional, muncul di seluruh dunia. Bersamaan dengan kemunculan gerbang tersebut, berbagai manusia diubah menjadi pemburu dan diberikan kemampuan manusia super. Bertanggung jawab untuk memasuki gerbang dan membersihkan ruang bawah tanah di dalamnya, banyak pemburu memilih untuk membentuk guild untuk mengamankan penghidupan mereka.

Sung Jin-Woo adalah pemburu peringkat E yang dijuluki sebagai pemburu terlemah sepanjang umat manusia. Saat menjelajahi ruang bawah tanah yang tampaknya aman, dia dan kelompoknya menemukan terowongan yang tidak biasa menuju ke area yang lebih dalam. Terpikat oleh prospek harta karun, kelompok tersebut terus maju, hanya untuk dihadapkan pada kengerian di luar imajinasi mereka. Ajaibnya, Jin-Woo selamat dari insiden tersebut dan segera menemukan bahwa dia sekarang memiliki akses ke antarmuka yang hanya dapat dilihat olehnya. Sistem misterius ini menjanjikannya kekuatan yang telah lama ia impikan, namun segala sesuatunya harus dibayar mahal.

Mampukah Jin-Woo memahami situasi yang terjadi padanya dan memanfaatkan sistem misterius itu untuk menjadi yang terkuat?

Temukan jawabannya dengan menonton Ore dake Level Up na Ken (Solo Leveling)!


Visual

Ore dake Level Up na Ken menawarkan visual yang terbilang cukup detail. Background perkotaan dan artstyle yang dibuat semirip mungkin dengan manhwanya, namun satu hal yang menurut kami sangat kurang adalah bentuk dagu setiap karakter yang terlalu lancip. 



Menganut tema fantasy layaknya sebuah game, sistem yang ditampilkan dibuat benar-benar rapih sehingga membuat kami berpikir seolah-olah anime ini memang bertema dunia game.


A-1 Pictures berhasil menjawab ekspektasi para fans, animasi dari pertarungan-pertarungan yang terjadi tersaji dengan apik, dan ini menjadi bukti A-1 Pictures benar-benar serius untuk Solo Leveling.


Desain karakter dari Solo Leveling terbilang sudah cukup bagus, namun yang menjadi perhatian kami adalah desain monster, senjata dan armor dibuat dengan cukup detail.



Animasi

Mengemban nama besar manhwanya, tentunya Ore dake Level Up na Ken memiliki kualitas animasi yang sangat bagus, terutama dalam hal pertarungan. Khususnya saat pertarungan Jin-Woo dengan Igris, rentetan sakuga dan koreografi yang variatif berhasil membuat kami kagum sekaligus merinding.



Voice Acting

Untuk series yang digadang-gadang akan melampuai ekspektasi penonton, voice acting dari Ore dake Level Up na Ken terasa biasa saja, hampir sama seperti anime pada umumnya. Salah satu hal menarik dari voice acting Ore dake Level Up na Ken adalah seiyuu sang karakter utama yang benar-benar memahami perasaan saat dirinya marah, yang membuat ketegangan semakin meningkat.


Audio

Selain voice acting, ada aspek lain yang penggarapannya terasa kurang, yaitu Original Soundtrack dan Background Musiknya. Opening yang dibawakan oleh salah satu komposer musik ternama di jepang, Sawanohiroyuki membuat kami cukup berekspektasi tinggi untuk kualitas OST dan BGM, namun ternyata hal itu lumayan jauh dari apa yang kami harapkan.


Value

Dianggap lemah dan diremehkan, lalu mendapatkan sebuah kekuatan misterius, berlatih terus-menerus untuk meningkatkan kekuatan hingga menjadi yang terkuat adalah pola cerita yang sudah banyak digunakan. Namun, apa yang membuat Ore dake Level Up na Ken menarik adalah penyajian yang bagus, animasi pertarugan yang begitu epik, sehingga membuat series ini tidak terasa membosankan.


Kesimpulan

Adaptasi Solo Leveling adalah salah satu yang sudah kami tunggu-tunggu sejak lama. Meskipun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kami harapkan, namun Ore dake Level Up na Ken terbilang sudah cukup bagus.

Terlepas dari aspek cerita dan audio yang standar, Ore dake Level Up na Ken pantas untuk disebut sebagai anime dengan kualitas pertarungan yang epik. Dukungan visual dan rentetan sakuga yang banyak membuat Ore dake Level Up na Ken akan sangat cocok untuk anda penggemar anime yang mengharapkan banyaknya adegan pertarungan.

Kelebihan

  • Pacing yang lumayan cepat sehingga tidak membosankan.
  • Koreografi pertarungan yang lumayan variatif.
  • Desain karakter, monster dan armor yang menarik.
Kekurangan
  • Artstyle dengan dagu yang terlalu lancip.
  • Cerita yang standar.
Score
Platform Score
  • Myanimelist: 8.39
  • IMDB: 8.4

Our Score
  • Story: 7.5/10
  • Visual: 8.0/10
  • Audio: 7.0/10
  • Animasi: 9.0/10
Overall: 8.0/10


Terus kunjungi Sector B11 untuk mendapatkan informasi atau review anime lainnya. Saran dan kritik sangat terbuka bagi kami untuk berkembang dan terus berkarya. 

Baca Review Anime tanpa Spoiler? Baca di Sector B11 tentunya! 

Tulis dikolom komentar jika kalian mempunya opini yang berbeda!, berdiskusi secara sehat dan santai akan membuat pikiran semakin terbuka.

Post a Comment